Membaca tulisan dua orang teman saya yang keren-keren, Meina Febriani di sini dan Gita Wiryawan di sini
Saya jadi banyak cari tau tentang Si Sisifus ini. dan.. Baaaaah.....
ini keren banget. Merinding.. Betapa dalam pemikiran penulisnya sampai
bisa menuliskan kisah Sisifus.
Setelah dibahas oleh dua teman saya
tadi, dan dikaitkan dengan peristiwa 4 tahun perjalanan cinta
seseorang, saya tidak akan membahasnya lagi.
Tapi kedua tulisan itu menggantungkan banyak pertanyaan bagi saya
Benarkah Sisifus itu gagal?
lalu apa sebenarnya kegagalan itu?
bila gagal lawanya adalah sukses, benarkah bila Sisifus berhasil meletakan batu di atas bukit maka dia telah sukses?
apakah itu pencapaian Sisifus? Benarkah itu keinginanya? sekedar meletakan batu di atas bukit?
Bukankah dia tau bahwa yang Ia lakukan, yaitu membawa batu lalu jatuh lagi adalah sebuah hukuman?
Bila Sang Penghukum lalu mengizinkan batu itu ada di atas bukit, apalagi keinginan Sisifus?
Lalu saya bercermin sendiri.
Benarkah pencapaian yang saya inginkan bisa membawa saya untuk merasa sukses?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar