Jumat, 21 Oktober 2011

H-30

Halloooo.. less than 30 days yesss... dan undangan sudah jadi.... :) tinggal sebar aja.
Waktu itu si teteh tanya-tanya soal undangan, nih teh aku jawab di blog ku aja yaa..
Dari hasil tanya-tanya ke keluarga di rumah didapatlah sebuah tempat bernama "Rumah Undangan" yang katanya menyediakan bermacam macam macam macam sekali jenis undangan dari harga yang murah sampai undangan ekslusif yang mahal. Lokasi Rumah Undangan ini ada di JL. S. Parman, Purwokerto, itu loh sebelah bioskop Rajawali ke arah bunderan terminal lama, kiri jalan kalo dari arah rajawali ke bunderan. Waktu aku survei sama si adek, emang bener di tempat itu terdapat bermacam macam macam macam macam undangan yang harganya mulai dari Rp 750,- sampai yang mahalan lebih dari Rp 10.000,- masuk ke rumah undangan kami bener-bener dibikin bingung dengan banyaknya pilihan undangan. Di situ terdapat rak-rak yang berisikan buanyak sekali pilihan undangan. Tapi emang kami tujuannya cuma survei yaudah, kita pulang dengan hanya membawa info gitu doank. hehe...

Setelah  berdiskusi sana sini terutama sama si mas, aku memutuskan untuk survei dulu ke Jakarta, ke sebuah tempat yang udah legendaris lah untuk urusan percetakan undangan, Pasar Tebet.


Kami berangkat ke Pasar Tebet dari pagi dan muter-muter sampai sore cuma  buat mbandingin model dan harga dari satu toko ke toko lain. Emang harus begitu untuk dapat harga yang bersaing. Untuk bisa nawar kan kita harus bandingin harga dulu tuh, informasi tentang harga barang yang akan kita beli harus kita tahu betul, kalo nggak tau gimana bisa nawar. Dari hasil muter-muter tersebut didapat info harga undangan softcover adalah sekitar 2500-5000 tergantung dari ukuran, jumlah halaman, jenis kertas, dan ornamen yang akan ditambahkan seperti emboss warna emas, pita, atau amplop, sedangkan undangan hardcover harganya sekitar 4.500; 6.000; 8.000; 10.000; 15.000 sampai entah berapa yang paling mahal, tergantung juga sama bahan baku dan tingkat kesulitan pembuatanya.
Di tempat ini memang dibutuhkan keahlian nawar yang super, semakin banyak jumlah undangan yang kita cetak semakin murah. jauuh banget harganya, seperti yang aku pesan, beda antara nyetak 450 buah dan 500 buah hanya selisih 100 ribu, padahal harga satuan yang ditawarkan lebih dari Rp 5000.
Akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan HiPrint (021-83790741). Toko ini menyediakan jenis undangan dengan kertas khusus yang katanya import dan hanya tersedia di toko itu. Kualitas kertasnya memang lebih bagus, kalo diliat motif-motifnya agak mirip wallpapper.. hehe.. cuman harganya agak lebih mahal dari jenis kertas polos biasa yang harus di emboss atau di laminating doff dulu  untuk memberikan motif. Karena kurang percaya maka kami bandingkan di banyak toko, memang benar, nggak ada toko yang punya kertas seperti itu, eh ada sih satu toko lain tapi harganya hampir 2 kali lipat (mungkin toko itu cuma nyalurin dari HiPrint). Maka, bulat sudah keputusan kami untuk menggunakan jasa HiPrint. Toko ini menjanjikan undangan akan jadi dalam waktu minimal 2 minggu maksimal 1 bulan, dan betul, undangan kami memang jadi dalam waktu kurang lebih 2 minggu sejak tanggal persetujuan desain.
Tidak cukup satu kali mengunjungi toko tersebut loh, butuh bolak balik minimal 2 kali untuk proses penentuan detil model, penyerahan data, koreksi undangan, sampai fix desain dan tulisan yang akan dicetak. Tapi supaya lebih praktis bisa koq pake email, kecuali saat penentuan desain akhir, harus datang langsung karena selain persetujuan desain kami harus menyerahkan uang DP, yang jumlah minimalnya adalah separuh dari total harga pesanan.
Untuk model kami pilih yang paling standard dan simpel. foto ini cuma cuplikanya aja ya. hehee.. aku kasih sample nya dikit karena undangannya belum dipublish semua.. :D
Tahap selanjutnya adalah ngasih label nama penerima undangan. Di bagian ini orang tua lah yang paling ribet mendaftar dari keluarga yang jauh-jauh, temen-temen reunian, sampe rekan kerja yang jumlahnya buaaanyyaak banget sehingga harus berkali-kali disortir karena jumlah undangan kan terbatas. Karena mamah pengen praktisnya aja maka jadilah beliau ke percetakan untuk bikin stiker. Padahal bisa banget ngeprint sendiri, lah cara gampangnya si aku seting ukuran kertas di Ms. Word trus aku bikin text box persis kaya di label trus tinggal ketik, save as, ketik, save as, print gitu aja.

Begitulah teteh.. jawaban pertanyaanmu waktu itu.. :)

2 komentar:

 

my little history Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template